Jumat, 01 Februari 2013

Sesorah 2



Bebayaning Sumebaring “ Video Porno “ tumrap mekaring kapribadean siswa


Assalamualaikum Wr. Wb.

Ingkang kinurmatan panjenenganipun Bapak Kepala SMP 1 Wates.
Bapak / Ibu guru SMP 1 Wates ingkang kula kurmati, lan siswa-siswi ingkang kula tresnani. Langkung rumiyin mangga kita sareng-sareng ngunjukaken puja-puji syukur wonten ngarso dalem Allah SWT. Ingkang sampun paring mapinten-pinten karahmatan dhumateng kita sedaya ing saengga wonten ing kalodangan titi wanci puniko. Kula panjenengan sami saget makempal kanthi kawontenan sehat lan ngremenaken. Keparenga kula wonten mriki badhe caos sesorah kanthi ira-irahan “ Bebayaning sumebaring “ Video Porno “ tumrap mekaring kapribadian siswa.

Para rawuh ingkang minulya, kadhos sampun kula panjenengan mangertosi sakmeniko kathah sumebar video porno sae awujud CD, menapa dene lumantar internet lan HP. Ingkang langkung mrihatosaken malih kathah video porno ingkang dipun damel remaja khususipun siswa.

Video porno wujudaken satunggaling bebaya ingkang saked ngeracuni utawi ngrisak kapribadean remaja khususipun siswa. Remaja ingkang sampun keracunan video porno badhe ringkih moral utawi kapribadeanipun lan gampil lumebet wonten “ pergaulan bebas ” ingkang tundanipun badhe ngrisak masa depan remaja utawi siswa punika piyambak.

Sumebaring video porno mujudaken bab negative saking kemajengan teknologi lan system informasi bebas. Pramilo kangge nanggulangi sedaya meniko kula panjenengan sami kedhah ningkataken iman lan ngatos-atos saklebeting ngginakaken internet.

Rencang-rencang kula sedaya manggoa kita sami-sami ngimutaken kangge ngendani bab-bab ingkang mboten sae kadhos dene pornografi khususipun video porno ampun ngantos kula panjenengan sami keduwung tundo wingkingipun.

Kados naming mekaten sesorah ingkang saged kula aturaken ing mbok bilih saklebetipun kula matur kepanggih kathah kekirangan saha kalepatan kula nyuwun agunging pangapunten. ing wasana cekap semanten, Nuwun

Wassalamualiakum Wr. Wb.

Tema : Pendidikan
Judul : Bebayaning Sumebaring “ Video Porno “ tumrap mekaring kapribadean siswa

PENGARUH HANDPHONE TERHADAP KEPRIBADIAN DAN PRESTASI SISWA



BAB I
PENDAHULUAN


A.Latar Belakang Masalah

Telepon genggam atau Handphone adalah sebuah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon fixed line sehingga konvesional namun dapat dibawa keman-mana ( portable ) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel ( nirkabel, wireless ).

Handphone saat ini memang bukan barang yang mewah dan aneh bagi masyarakat Indonesia.Industri handphone, bergerak sangat cepat, setara dengan melesatnya kecepatan suaranya. Kini semakin banyak teknologi pendukung yang terintegrasi dengan produk handphone, seperti radio FM, kamera digital dan pemutar MP3. Belum lagi ukuran handphone yang berlomba untuk makin kecil dan menarik.

Pilihan operator dan jangkauan operator pun menjadi yang semakin banyak dipasaran, turut memanjakan konsumen.Handphone kini bukan lagi sekadar alat untuk berkomunikasi. Namun juga sebagai gaya hidup, penampilan, tren dan prestise. Kini dunia handphone adalah dunia untuk berkomunikasi, berbagi, mencipta dan menghibur baik dengan suara, tulisan, gambar, musik maupun video.

Teknologi handphone pertama kali diperkenalkan pada tanggal 3 April 1973.Komunitas bisnis telefon bergerak mengingatnya sebagai hari lahirnya handphone.Saat itu untuk pertama kalinya pembicaraan jarak jauh dengan perangkat telefon bergerak portable dilakukan.Yang pertama kali mencobanya adalah Martin Cooper, General Manajer Divisi Sistem Komunikasi Motorola.Ide handphone datang dari Cooper yang bermimpi untuk membuat alat komunikasi yang fleksibel.Ia menginginkan untuk dapat keluar dari keterbatasan telefon tetap (fixed phone). Handphone Mr. Cooper ini memiliki berat hampir 1 kg dengan ukuran tinggi 33 cm. Sebagai teknologi baru, handphone tersebut tidak langsung dijual ke masyarakat.Perlu waktu sampai 10 tahun sampai tersedia layanan komersial telefon bergerak.

Tepatnya pada tahun 1983, ketika Motorola memperkenalkan DynaTAC 8000X. Inilah handphone pertama yang mendapat izin dari Federal Communications Commission) FCC dan bisa dipergunakan untuk tujuan komersial.FCC adalah badan pemerintah di AS yang mengatur semua regulasi menyangkut penyiaran (broadcasting) dan pengiriman sinyal radio atau televisi lewat gelombang udara.Handphone ini tersedia di pasaran pada bulan April 1983.Beratnya sekira 16 ons atau 1/5 kg. Dijual dengan harga 3.500 Dolar AS atau sekira Rp 30-an juta.
Teknologi telefon bergerak, pertama kali muncul tahun 1946. Layanan ini hanya berkapasitas 6 channel suara, yang artinya dalam satu waktu hanya bisa menangani 6 panggilan secara bersamaan. Setahun kemudian, beberapa ilmuwan di pusat riset perusahaan telekomunikasi mulai melirik pengembangan telepon mobile menuju telepon genggam portabel.Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas layanan telepon mobile, sehingga bisa menampung lebih dari 6 pembicaraan pada saat bersamaan.Secara teori, teknologi ini memang memungkinkan untuk dikembangkan.Caranya adalah dengan pengaturan area layanan (range of service) ke dalam sel-sel yang kecil. Penggunaan frekuensinya bisa sama, namun dilakukan dengan berbeda sel. Bila diaplikasikan, dampaknya dapat meningkatkan lalu lintas pembicaraan pada telepon mobile secara signifikan.

Pada tahun 1947 perusahaan telekomunikasi AS AT&T mengajukan usul agar FCC mengalokasikan spektrum frekuensi yang lebih lebar.Maksudnya agar area distribusi layanan menjadi semakin luas. Dengan area yang semakin luas diharapkan akan semakin memperbesar pasar pengguna telepon mobile. Namun usulan ini tidak ditanggapi serius oleh FCC.Jumlah frekuensi yang diizinkan tetap dibatasi, hanya 23 percakapan pada saat bersamaan di satu area layanan.Sebuah jumlah yang dirasakan di dunia usaha tidak cukup menjanjikan untuk berinvestasi serius.

Baru di tahun 1968, FCC mengizinkan peningkatan alokasi frekuensi.Kemudian AT&T dan Bell Labs bersaing mengajukan sistem selular sebagai konsep baru sistem telefon bergerak.Sistem baru ini bertumpu pada pemancar dengan daya rendah untuk layanan di satu area kecil yang berukuran beberapa km saja.Inilah cikal bakal dari teknologi yang disebut “cell” atau “cellular”. Kumpulan dari sel-sel kecil ini, bila digabungkan akan membentuk area layanan yang luas. Masing-masing tower pemancar hanya akan menggunakan sebagian kecil dari total frekuensi yang dialokasikan.

Tahun 1977 AT&T dan Bell Labs membuat prototipe sistem seluler.Setahun kemudian diujicobakan secara umum di Chicago.Lebih dari 2000 pelanggan turut mencoba sistem baru ini.Kemudian pada tahun 1981, Motorola dan American Radio Telephone juga memulai sistem komunikasi berbasis selular di Washington/Baltimore.FCC baru satu tahun kemudian memberikan izin komersialisasi layanan telefon
bergerak.Yang memacu perusahaan komunikasi lainnya untuk mengembangkan teknologi seluler.Pada tahun 1983 perusahaan Ameritech muncul salah satu standar sistem komunikasi seluler.

Teknologi ini dikenal dengan nama AMPS (Anvanced Mobile Phone Service). Inilah layanan komersial pertama sistem selular analog yang menjadi basis teknologi digital (TDMA, dan CDMA).Perkembangan teknologi telepon seluler tidak hanya terjadi di Amerika Serikat saja.Jepang pada tahun 1979 meluncurkan layanan telepon seluler dengan sistem komunikasi berbasis PCS.Eropa tidak mau ketinggalan dengan mengembangkan teknologi GSM.Teknologi ini digunakan tahun 1970 yang diawali dengan penggunaan mikroprosesor untuk teknologi komunikasi.Pada tahun 1971, jaringan handphone pertama dibuka di Finlandia bernama ARP.Menyusul kemudian NMT di Skandinavia pada tahun 1981 dan AMPS pada tahun 1983.Penggunaan teknologi analog pada generasi pertama menyebabkan banyak keterbatasan yang dimiliki seperti kapasitas trafik yang kecil, jumlah pelanggan yang dapat ditampung dalam satu sel sedikit dan penggunaan spektrum frekuensi yang boros.

Di sisi lain, meningkatnya jumlah pelanggan tidak bisa ditampung generasi pertama. Selain itu, teknologi 1G hanya bisa melayani komunikasi suara, tidak seperti 2G yang bisa digunakan untuk SMS.NMT atau Nordic Mobile Telephone adalah jaringan handphone analog yang pertama kali digunakan secara internasional di Eropa Utara. Jaringan ini beroperasi pada frekuensi 450 MHz sehingga sering disebut NMT-450, ada juga NMT-900 yang beroperasi pada frekuensi 900MHz. Mengingat tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik, lahirlah teknologi generasi ke dua atau 2G. Generasi ini sudah menggunakan teknologi digital.Teknologi 2G lainnya adalah IS-95 CDMA, IS-136 TDMA dan PDC.

Generasi kedua selain digunakan untuk komunikasi suara, juga bisa untuk SMS dan transfer data dengan kecepatan maksimal 9.600 bps (bit per second). Sebagai perbandingan, modem yang banyak digunakan untuk koneksi internet berkecepatan 56.000 bps (5,6 kbps). Kelebihan 2G dibanding 1G selain layanan yang lebih baik, dari segi kapasitas juga lebih besar.Karena pada 2G, satu frekuensi bisa digunakan beberapa pelanggan dengan menggunakan mekanisme Time Division Multiple Access (TDMA).

Standar teknologi 2G yang paling banyak digunakan saat ini adalah GSM (Global System for Mobile Communication), seperti yang dipakai sebagian besar handphone saat ini.GSM beroperasi pada frekuensi 900, 1800 dan 1900 MHz. GSM juga mendukung komunikasi data berkecepatan 14, 4 kbps.

Perkembangan teknologi semakin memasyarakat dikalangan anak didik.kini handphone (Hp) adalah sakunya anak didik, hampir semua anak didik mengantongi handphone. Hal ini merupakan kebanggan bagi Orang tua, karena mempunyai anak yang tidak ketinggalan zaman. Orang tua menyadari akan pentingnya handphone bagi anaknya dengan berbagai alsan, namun Orang tua tidak menyadari bahwa disamping itu handphone juga mempunya dampak negatif.
Tantangan dunia pendidikan adalah etika, etika moral seorang siswa, hal ini tercermin dari ditemukannya beberapa handphone siswa yang berisikan video porno, hal ini menunjukkan kurangnya kesadaran siswa akan moral. Jika nilai-nilai moral telah tertanam dengan baik dikalangan siswa, maka penggunaan handphone justru menjadi sangat positif.
Dewasa ini dengan kemajuan teknologi, secara tidak sadar kita menjadi budak alat komunikasi khususnya dikalangan pelajar.Ada orang yang gelisah dan tidak bisa hidup tanpa handphone.Memang betul alat komunikasi itu penting tapi harus tahu menempatkannya.

B.Rumusan masalah
Dari latar belakang diatas, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut.

1.Sejauh mana tingkat hubungan pengaruh handphone terhadap prestasi siswa?
2.Apakah terdapat adanya hubungan antara pengaruh handphone terhadap kepribadian siswa?
3.Bagaimanakah cara mengatasi pengaruh handphone di lingkungan SMK N 2 Pengasih yang   mempunyai banyak dampak negative dibanding dampak positif?

C.Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

1.Mengetahui sejauh mana pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa
2.Mengetahui sejauh mana hubungan sebab-akibat antara pengaruh handphone dengan kepribadian siswa
3.Mengetahui cara-cara mengatasi pengaruh handphone yang memiliki dampak negatif di lingkungan SMK N 2 Pengasih.

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A. Penelitian yang telah lalu
Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh para ahli / peneliti lain menunjukkan bahwa handphone sangat berpengaruh terhadap prestasi siswa. Mayoritas dari mereka cenderung menghabiskan banyak waktu untuk menggunakan fasilitas-fasilitas yang terdapat didalam handphone tersebut, waktu luangnya tersita hanya untuk SMSan / telponan (bukan untuk belajar), bahkan ada sebagian siswa yang menggunakan alat komunikasi tersebut untuk saling berkomunikasi pada saat ulangan.

B. Teori yang Mendasar
Menurut Muhammad Syafti Pebrianda selaku mahasiswa Universitas muhaammadiyah Sumatera Utara, bahwa ada hubungan yang signifikan antara penggunaan handphone oleh anak SMK terhadap perilaku mereka, banyak diantara anak SMK tersebut memperlihatkan bahwa penggunaan handphone tidak hanya terbatas pada sarana komunikasi yang digunakan untuk bertukar informasi, dan fitur-fitur yang terdapat didalam handphone jauh lebih sering digunakan. Penggunaan fitur-fitur handphnoe tersebut oleh mereka mengindifikasikan terjadinya perubahan perilaku mereka.

1.Pengertian Belajar Mengajar
Belajar mengajar adalah interaksi atau hubungan timbale balik antara siswa dengan guru dan antara siswa dengan siswa dalam proses pembelajaran.

2.Pengertian kepribadian
Kepribadian adalah keadaan manusia sebagai perseorangan yang didalamnya terdapat sifat-sifat / watak-watak mendasar yang mencerminkan dirinya baik atau buruk

3. Pengertian Handphone
Handphone adalah salah satu alat telekomunikasi yang didalamnya terdapat fasilitas seperti ; SMS, MP3, Video , Kamera, Record sehingga handphone menjadi alat multimedia

4. Pengertian Belajar
Belajar adalah suatu proses perubahan sikap dan tingkah laku setelah terjadinya interaksi dengan sumber belajar. Sumber belajar ini termasuk buku, guru, atau sesame teman. Yang dimaksud dengan perubahan sikap disini, apabila sseorang yang semula tidak tahu , maka setelah mempelajari sesuatu ia akan berubah menjadi tahu yang selanjutnya akan terjadi perubahan tingkah laku.
Keberhasilan atau kegagalan seseorang siswa menunjukkan prestasi belajar yang dicapai, sedangkan kecerdasan seseorang akan mempengaruhi prestasi belajar

5. Pengertian Prestasi Belajar
Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan / keterampilan yang dikembangkan dengan nilai tes (nilai/angka) yang diberikan oleh guru / pendidik.Dengan demikian, jika peran serta orang tua tinggi diharapkan tingkat prestasi peserta didik juga tinggi.

C.Ringkasan dan Kerangka Berfikir
Berdasarkan teori tersebut dapat ditarik kesimpiulan bahwa pengaruh penggunaan handphone terhadap kepribadian sangat berhubungan dengan prestasi siswa.

1.Sebagian besar siswa-siswi menggunakan handphone bukan hanya dijadikan alat telekomunikasi melainkan digunakan untuk membuang-buang waktu
2.Prestasi siswa akan menurun karena adanya pengaruh handphone

D.Hipotesis
Terdapat hubungan yang kuat antara pengaruh penggunaan handphone terhadap kepribadian serta penurunan prestasi siswa di SMK N 2 Pengasih.
BAB III
METODOLOGI


A.Pemilihan Subyek Penelitian

Dalam penelitian ini yang menjadi subyek peneliti adalah narasumber / responden sebagai sumber data.Sedangkan yang menjadi objek peneliti adalah pengaruh penggunaan handphone.

1.Populasi
Dalam penelitian ini populasinya dalah sisw-siswi kelas X ,XI , dan XII di SMK N 2 Pengasih.

2.Sampel
Jumlah sample pada penelitian ini adalah 50 siswa dengan objek penelitiannya adalah latar belakang pengaruh penggunaan handphone terhadap kepribadian dengan prestasi belajar siswa.

3. Variabel
- Variabel Manipulasi : Lama dan waktu penggunaan Handphone.
- Variabel Respon : Prestasi Siswa
- Variabel Kontrol : Merek Handphone, Operator.

B.Desain dan Pendekatan Penelitian
Dalam penelitian ini penulis menggunakan data kuantitatif.

C.Pengumpulan Data
Dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa kuesioner / angket yang disebar ke 50 siswa/siswi SMK N 2 Pengasih.

DAFTAR PUSTAKA

Sesorah



BEBAYANIPUN NARKOBA TUMRAP PARA MUDHA

Nuwun,
Agunging pakurmatan konjuk dhumateng para rawuh, kakung sumawana putri, mirungganipun dhumateng para kadang mudha ingkang tansah manggih karaharjan. Pasegahan panakrami mligi katur dhumateng … ingkang minulya. Nyuwun agunging pangaksama wondene kula sampun kumawantun madeg matur wonten ing ngarsa panjenengan sadaya, nun inggih awit saking adrenging manah anggen kula badhe ndherek urun rembag menggah babagan narkoba. 
Para lenggah ingkang kinurmatan, 
Ing kalodhangan wekdal menika kula badhe ngaturaken andharan ingkang magepokan kaliyan prekawis narkoba kanthi sesirah: “Bebayanipun Narkoba Tumrap Para Mudha”.
Para lenggah ingkang sinuba ing akrami,
Minangka purwakaning andharan sumanggA kula lan panjenengan sadaya ngaturaken puja-puji panuwun dhumateng Gusti Ingkang Murbeng Dumadi, ingkang datan kendhat tansah paring lumintuning kanugrahan tumanduk dhumateng kula lan panjenengan sadaya. Sahingga kanthi kanugrahan gadhuhaning Gusti mekaten kalawau, ing kalenggahan menika kula lan panjenengan sadaya kuwawi kempal manunggal, nyawiji kanthi kebak ing karaharjan miwah kabagaswarasan, kalis ing rubeda nir ing sambekala.
Para lenggah lan dewan juri ingkang satuhu bagya mulya,
Sampun kasub bilih Ngayogyakarta menika katelah kitha pendhidhikan, ingkang tegesipun minangka papan ngangsu kawruh menggahing samukawisipun ngelmi tumrap para siswa ingkang mijil saking laladan Ngayogyakarta menapa dene kitha sanes ing wewengkon nuswantara, kepara malah wonten ingkang saking negri manca. Ngayogyakarta ugi mujudaken kitha budaya, awit Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat minangka punjering kabudayan adiluhung Jawi ing tlatlah propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dumugi ing samenika taksih nguri-uri adat budaya Jawi murih mekar saha ngrembakanipun. Manut owah gingsiring jaman, ing samangke Ngayogyakarta ugi kasebat minangka kitha narkoba, tegesipun papan dedagang dol tinuku lan papanipun para pecandu narkoba. Kaserat ing laporan panaliten taun 2003 Ngayogyakarta kalebet satunggaling kitha urutan angka 5 (lima) menggah bebayanipun tumrap penyalahgunaan narkotika lan psikotropika. Kacathet wonten cacah 312 kasus, 114 kasus jebul ingkang nglampahi para mudha. Menawi rumiyin wonten mitos bilih ingkang migunakaken narkoba menika ssaking kulawarga ingkang broken home, samenika sampun benten. Kacihna kawontenan samenika kathah para mudha saking golonganipun happy family saha saking golonganipun well educated ingkang migunakaken narkoba.
Kenging menapa babagan narkoba menika saged ngrembaka?
Inggih amargi, para mudha samenika menawi sampun rena dhateng samubarang ingkang nuwuhaken raos sekeca lajeng awrat menawi nilaraken. Kawiwitan saking pepenginan kagem nyobi, kasambet faktor kanca ingkang asring migunakaken satemah ndadOsaken para mudha langkung celak kaliyan narkoba. Prelu dipunmangertosi dening sinten kemawon mliginipun dhateng para mudha minangka agul-aguling bangsa, bilih kanthi migunakaken narkoba menika ateges nyelaki dhateng kasangsaran saha kacilakan, kadosta sumbering sesakit fisik saha mental, satemah nuwuhaken bebaya pati.
Para rawuh ingkang tansah winantu suka basuki,
Lajeng kadospundi pambudidayanipun para mudha brastha bebaya narkoba minangka punjering kasangsaran saha kacilakan? Kaping pisan inggih menika niyat ingkang saestu temen badhe nebihaken saking narkoba kanthi migunakaken wekdal saha kasagedan kangge nindakaken bab-bab ingkang positif tuladhanipun mlebet ing klub-klub olah raga, seni, saha nengenaken prestasi. Ingkang baku kedah ngatos-atos ing pasrawungan. Kanca ingkang sae menika kanca ingkang saged nuntun saha mbabar kawruh dhateng kasaenan, sanes tiyang ingkang asring ngajab dhateng tindak angkara satemah namung badhe ngrisak saha nebihaken ing pangangkah becik.
Ingkang kaping kalih, kanthi sengkUt gumregut tembayatan kaliyan masyarakat, aparat, saha badan-badan LSM ing antawisipun GRANAT, GERHANA, JAM lan sapanunggilipun, brastha bebaya ngrembakaning saha mekaripun narkoba ingkang saestu saged ngrisak moral saha pranatan negari. Boten saged dipungambaraken menawi sadaya para mudha samenika kenging pangaribawaning narkoba. Sinten samangke ingkang badhe nglajengaken lampahing pamarintahan ing negari Indonesia menika menawi para mudha samya risak moralipun?
Ingkang pungkasan inggih menika kanthi jejeging iman, eling lan waspada adhedhasar agama, sumangga sami gumregah nebihaken saha brastha narkoba ing pangajab para mudha saha negari Indonesia saged uwal saking bebenduning angkara.
Nuwun, maturnuwun. 

Selasa, 22 Januari 2013

Pranatacara



Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Dumatheng Kepala Sekolah SMP 1 Wates
Ingkang tansah kula kurmati bapak/ ibu/ karyawan SMP N 1 Wates
Ingkang kula kurmati ugi.
Lan rencang-rencang ingkang bagyo mulyo.
Puji syukur tansah katur dumatheng ngasanipun gusti Allah SWT, ingakang sampun pinaringan rahmat, taufiq, sarto hidayahipun dumatheng kita sedoyo, saengga kita saged makempal ing adicara tutup tahun kelas 9 SMP N 1 Wates 2011/2012.
Sholawat saha sala tansah kita kunjukkaken dumatheng ngarsanipun junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW, ingkang kita antu-antu syafa'atipun ing yaumul akhir mangkeh.
Wonten mriki kula sepados pranata acara badhe maosaken runtutaning adicara tutup tahun kelas 9 SMP N 1 wates, ing siang ounika,
Sepindah inggih punika pambuka,
Kaping kalih inggih punika waosan ayat-ayat suci al-qur'an,
Kaping tiga inggih punika tanggap wacana, ingkang sepindah tanggap wacana saking panitia, tanggap wacana ingkang kaping kalih, tanggap wacana saking perwakilan kelas 7 lan 8, lan tanggap wacana ingkang kaping tiga, yaikutanggap wacana saking bapak kepala sekolah,
Kaping papat inggih punika pentas seni
kaping gangsal inggih punika inti adicara (wisuda kelas 9)
Lan adicara pungkasan inggih punika panutup
Kangge ngawiti adicara ing siang menika, mangga kita bikak sareng-sareng kanthi wosan basmalah.
Adicara kang kaping kalih inggih menika waosan ayat-ayat suci al-qur'an saking kadang Luyfi Maal'al Khusna, dumatheng kadang Lutfhi Mala'il Khusna kula sumanggakaken,
Matur nuwun dumatheng kadang Lutfhi mala'il Khusna ingkang sampun kersa maosaken ayat-ayat suci al-qur'an, mugi-mugi kanthi waosan ayat-ayat suci al-qur'an punika saged nabfa'ati dumatheng kita sedoyo.
Adicara sakiajengipun inggih punika tanggap wacana saking panitia, dumatheng kadang Rangga Widyatama Putra kula sumangakaken,

Matur nuwun dumatheng kadang Rangga Widyatma Putra ingkang sampun kerso maosaken tanggap wacananipun.
Tanggap wacana ingkang kaping kalih inggih punika tanggap wacana saking perwakilan kelas 7 lan 8, dumatheng kadang Muhammad fathurohman kula sumenggakaken,
Matur nuwun dumatheng kadang Muhammad Fathurohman ingkang sampun kerso maosaken tanggap wacananipun.
Tanggap wacana ingkang terakhir inggih punika tanggap wacana saking bapak kepala sekolah, dumatheng bapak kepala sekolah kula sumanggakaken,
Matur nuwun dumatheng bapak kepala sekolah ingkang sampun maosaken tanggap wacana,
Adicara kaping papat inggih menika pentas seni saking sederek kelas 7 lan 8.
Matur nuwun dumatheng sederek ingkang sampun kerso ngisi.
Adicara saklajengipun inggih punika inti adicara, ingkang badhe dipun mbetakaken bapak kepala sekolah, kula sumanggakaken
Matur nuwun dumatheng bapak kepala sekolah ingkang sampun kerso ngisi inti adicara menika
Adicara ingkang pungkasan penutup, sakderengipun adicara kula tutup, kula sepados pranata adicara ingdalem mbetakaken runtutaning adicara punika menawi kathah klenta-klentunipun lan wonten pangandikan kula ingkang mboten nuju prono dumatheng panjenegan sami nyuwun agunging pangapunten. Mangga adicara menika sareng-sareng kita tutup kanthi waosan hamdalah.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb